Postingan

JANGAN JADI ORANG "MELARAT"

Gambar
Tuhan telah melukiskan jalan kita di lauh mahfudz.  Dia jadikan kita bermacam bentuk dengan berbagai cara (menikmati) hidup. Dia menjadikan kita penuh warna. Ada manusia yang banyak harta, ada pula yang sedikit harta. Dia anugerahkan IQ, SQ, EQ pada kita bermacam-macam kadarnya, namun tetap ia seimbangkan dengan kemahaadilannya. Tuhan menganugerahkan potensi yang amat beragam pada manusia yang Ia ciptakan. Semua sudah terkonsep dengan baik dan rapi tanpa kesalahan sekecil apapun. Dia Maha Perfect!

KEKONYOLAN YANG BERHARGA

Gambar
Life is never flat . Ada naik, ada turun. Ada semangat, ada males. Ada seneng, ada bosen. Ada saat dimana kita harus memeras otak untuk fokus membidik satu target. Ada saat dimana kita harus mengeksplorasi kemampuan logika dan intelektual untuk mencari titik terang suatu permasalahan atau mencapai suatu tujuan. Ada juga saat dimana kita harus mengerahkan fisik semaksimal mungkin. Nah, sejalan dengan itu semua, ada juga saat dimana kita harus bertindak konyol. Semua tentu menuntut kejelasan situasi dan kondisi. Apa yang kita lakukan, selama masih dalam koridor yang sepantasnya, ane yakin everything is gonna be okay . Santai aja gan, hidup ini tidak perlu diseriusi selama 24 jam. Otak dan tubuh kita juga perlu yang namanya refreshing alias penyegaran. Tapi juga bukan berarti kalian harus bermalas-malasan dan gak ada orientasi sama sekali. Jiwanya harus tetap jiwa pejuang.

ELEGI SI TUMBANG KAKI (Antologi "Coretan Inspirasiku")

Gambar
          Dia keluar dari pintu lab medis dengan raut sumringah bersama seorang dokter senior yang menyertai di sampingnya. Ingar bingar wartawan mendesak para bodyguard , merangsek mereka dengan penuh harap dapat menangkap sepotong kajian aktual yang bisa mereka posting di media. Dalam hitungan detik para wartawan berhasil mencegat piawai medis itu.

MENYELAMI SASTRA KLASIK JEPANG LEWAT KUMPULAN CERPEN "LUKISAN NERAKA" KARYA RYUNOSUKE AKUTAGAWA

Gambar
Judul                : Lukisan Neraka Penulis             : Ryunosuke Akutagawa Penerbit           : Kansha Publishing Halaman          : 200 halaman Terbitan           : Mei 2013 Genre               : Sastra Klasik, kumpulan cerpen             Lukisan neraka menceritakan tentang seorang pelukis ternama bernama Yoshihide. Ia seorang pelukis besar yang sering mengabaikan nilai-nilai moral kemanusiaan. Karya lukisannya selalu menjadi kontroversi, beda daripada yang lain. Tingkah laku dan ucapan Yoshihide sering membuat orang marah bahkan benci padanya. Ia selalu memakai pakaian lusuh kemanapun. Ia seolah memiliki gangguan p...

EVERLASTING WOMAN

Gambar
   Julukan yang terpampang pada judul di atas mungkin sudah sering terngiang di telinga kita. Sosok yang amat luar biasa jasanya. Lebih dari sekedar teman, guru, bahkan pahlawan. Ya, beliau adalah sosok yang telah melahirkan kita ke dunia yang penuh warna atas izin Allah. Ibu, the everlasting woman (wanita sepanjang masa).

AKU DAN SASTRA: MEMBANGUN PERADABAN DENGAN CINTA

Gambar
Mengenal sastra berarti mengenal sebagian keindahan surga. Jika kamu merasa tersesat di ranah sastra, bersyukurlah, itu berarti kamu kesasar di surga. Karena di sini adalah ranah yang penuh dengan estetika, imajinasi, inovasi dan kreativitas. Sastra membuka jendela dunia dan mengintip hati manusia. Seorang novelis dan esais terkemuka, Pramoedya Ananta Toer menuliskan quotenya , “Kalian boleh maju dalam pelajaran, mungkin mencapai deretan gelar kesarjanaan apa saja. Tapi tanpa mencintai sastra, kalian tinggal hanya hewan yang pandai.” Sastra juga merupakan entitas dari cinta. Seperti yang dikatakan Bunda Helvy Tiana Rosa, bahwa “Cinta sama dengan sastra: membutuhkan apresiasi, kreasi dan ekspresi.” Karya sastra adalah parfumnya para sastrawan, yang wanginya semerbak dan tercium di hidung orang-orang.

PEMUDA SEBAGAI INVESTASI DAKWAH

Gambar
       Gagah, intelek, tampan, dan keren. Benarkah seperti itu pemuda yang diharapkan agama dan bangsa, cukupkah kriteria tersebut untuk memenuhi hakikat pemuda muslim? Saat ini banyak kita jumpai problematika remaja yang kian hari kian menjamur, dan yang lebih parah tidak ada antisipasi dari mereka untuk mengatasi masalah di kalangan pemuda ini. Bermalas-malasan, pacaran, nongkrong pinggir jalan, ngisep rokok, nge-game online, dan aktifitas lain yang sama sekali tak membawa manfaat menjadi kebiasaan. Padahal pemuda adalah penerus generasi yang akan mengantar kemana selanjutnya negeri ini melangkah. Jika pemudanya pada not responding dan tutup telinga terhadap krisis moral bangsa, yakinkah masih bisa makmur negeri kita?