Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kontemplasi

JANGAN JADI ORANG "MELARAT"

Gambar
Tuhan telah melukiskan jalan kita di lauh mahfudz.  Dia jadikan kita bermacam bentuk dengan berbagai cara (menikmati) hidup. Dia menjadikan kita penuh warna. Ada manusia yang banyak harta, ada pula yang sedikit harta. Dia anugerahkan IQ, SQ, EQ pada kita bermacam-macam kadarnya, namun tetap ia seimbangkan dengan kemahaadilannya. Tuhan menganugerahkan potensi yang amat beragam pada manusia yang Ia ciptakan. Semua sudah terkonsep dengan baik dan rapi tanpa kesalahan sekecil apapun. Dia Maha Perfect!

KEKONYOLAN YANG BERHARGA

Gambar
Life is never flat . Ada naik, ada turun. Ada semangat, ada males. Ada seneng, ada bosen. Ada saat dimana kita harus memeras otak untuk fokus membidik satu target. Ada saat dimana kita harus mengeksplorasi kemampuan logika dan intelektual untuk mencari titik terang suatu permasalahan atau mencapai suatu tujuan. Ada juga saat dimana kita harus mengerahkan fisik semaksimal mungkin. Nah, sejalan dengan itu semua, ada juga saat dimana kita harus bertindak konyol. Semua tentu menuntut kejelasan situasi dan kondisi. Apa yang kita lakukan, selama masih dalam koridor yang sepantasnya, ane yakin everything is gonna be okay . Santai aja gan, hidup ini tidak perlu diseriusi selama 24 jam. Otak dan tubuh kita juga perlu yang namanya refreshing alias penyegaran. Tapi juga bukan berarti kalian harus bermalas-malasan dan gak ada orientasi sama sekali. Jiwanya harus tetap jiwa pejuang.

EVERLASTING WOMAN

Gambar
   Julukan yang terpampang pada judul di atas mungkin sudah sering terngiang di telinga kita. Sosok yang amat luar biasa jasanya. Lebih dari sekedar teman, guru, bahkan pahlawan. Ya, beliau adalah sosok yang telah melahirkan kita ke dunia yang penuh warna atas izin Allah. Ibu, the everlasting woman (wanita sepanjang masa).

AKU DAN SASTRA: MEMBANGUN PERADABAN DENGAN CINTA

Gambar
Mengenal sastra berarti mengenal sebagian keindahan surga. Jika kamu merasa tersesat di ranah sastra, bersyukurlah, itu berarti kamu kesasar di surga. Karena di sini adalah ranah yang penuh dengan estetika, imajinasi, inovasi dan kreativitas. Sastra membuka jendela dunia dan mengintip hati manusia. Seorang novelis dan esais terkemuka, Pramoedya Ananta Toer menuliskan quotenya , “Kalian boleh maju dalam pelajaran, mungkin mencapai deretan gelar kesarjanaan apa saja. Tapi tanpa mencintai sastra, kalian tinggal hanya hewan yang pandai.” Sastra juga merupakan entitas dari cinta. Seperti yang dikatakan Bunda Helvy Tiana Rosa, bahwa “Cinta sama dengan sastra: membutuhkan apresiasi, kreasi dan ekspresi.” Karya sastra adalah parfumnya para sastrawan, yang wanginya semerbak dan tercium di hidung orang-orang.

PEMUDA SEBAGAI INVESTASI DAKWAH

Gambar
       Gagah, intelek, tampan, dan keren. Benarkah seperti itu pemuda yang diharapkan agama dan bangsa, cukupkah kriteria tersebut untuk memenuhi hakikat pemuda muslim? Saat ini banyak kita jumpai problematika remaja yang kian hari kian menjamur, dan yang lebih parah tidak ada antisipasi dari mereka untuk mengatasi masalah di kalangan pemuda ini. Bermalas-malasan, pacaran, nongkrong pinggir jalan, ngisep rokok, nge-game online, dan aktifitas lain yang sama sekali tak membawa manfaat menjadi kebiasaan. Padahal pemuda adalah penerus generasi yang akan mengantar kemana selanjutnya negeri ini melangkah. Jika pemudanya pada not responding dan tutup telinga terhadap krisis moral bangsa, yakinkah masih bisa makmur negeri kita?

WIRO SABLENG: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Gambar
Siapa yang masih ingat dengan tokoh di atas? Bagi kalian yang sekarang berumur 18 tahun ke atas, mungkin masih kenal dengan dia. Ya, dia adalah Wiro Sableng si pendekar kapak maut naga geni 212. Dulu waktu  masih kecil, saya suka sekali menonton sinetron ini. Tapi ya namanya anak kecil, dulu saya tidak peduli pada latar konflik, alur, esensi ataupun nilai-nilai yang ada di dalamnya. Yang saya perhatikan hanya pertarungan dan pertarungan Wiro Sableng melawan musuh-musuhnya yang jahat.

BENCI BAKAR POTENSI (Elfata, Edisi 12 Vol. 13 2013)

Gambar
Orientasi. itulah yang selama ini mendampingi aksiku dalam meniti kehidupan. Mengambil tindakan dan menanam prinsip. Awalnya, orientasi itu sama sekali tak jelas. Masa-masa yang begitu muram, seperti berada dalam kubangan lumpur jahiliyah. Potensiku seakan tak ada gunanya. Ah, itu masa lalu, masa putih abu-abu. Aku duduk, terpekur di sebuah bench depan kampus ternama, Universitas Gadjah Mada . Beginilah rasanya, setelah melawan kebodohan dan kelalaian, berjuang dengan segenap tekad, sampai akhirnya sesuatu yang sangat aku benci menjadi bagian dari hidupku. Sama sekali tak terbayang bahwa aku bisa tembus di fakultas Teknik Fisika yang benar-benar aku benci sejak aku mengenalnya. Aku berostalgia, mengeja memoar silam, mengenangnya kembali di waktu senggang itu.             Fisika, mata pelajaran yang paling aku benci. Ia seakan musuh dalam hidupku. Tentu saja kebencian itu membuatku bodoh dalam bidangnya. Hasil tes fisikaku ta...